Atika Dwi P Mahasiswi yang sedang mengejar gelar Sarjana Ekonomi, suka menulis dan sekarang menjadi penulis artikel di otonesia.net.

Cara Mengendarai Motor Matic

Cara mengendarai motor matic tentunya berbeda dengan cara mengendari motor kopling, terutama saat di jalan yang turunan dan tanjakan.

Tetapi sangat disayangkan orang-orang menganggap sepele tentang cara mengendarai motor matic.

Hal ini biasanya terjadi pada kaum wanita yang sering tidak konsentrasi atau bisa dibilang kurang paham bagaimana mengendarai motor matic di jalan raya.

Biasanya lupa akan mematikan atau menghidupkan lampu sein ketika akan membelok. Hal-hal seperti ini dapat meresahkan pengguna jalan lainnya.

Jika sudah memahami aturan pemakaian pada motor matic, langsung saja simak cara mengendarain motor matic dibawah ini.

 

Cara Mengendarai Motor Matic

Cara Mengendarai Motor Matic Agar Cepat Bisa

1. Pastikan Kendaraan dalam Keadaan Sehat

Pastikan motor maticmu dalam keadaan yang sehat, karena sangat berbahaya jika motormu dalam keadaan kurang sehat. Tidak kalah pentingnya kamu sebagai pengendara harus dalam keadaan sehat juga.

2. Ketahuilah Bagian-bagian Motor Matic

Bagian-bagian diantaranya rem, tuas gas, tombol starter, klakson, tombol lampu sein, standart samping, spion dan lain sebagainya harus kamu perhatikan dan pahami.

  • Motor bisa dinyalakan apabila tuas rem ditarik.
  • Tuas rem ban depan ada di depan tangan kanan.
  • Handle gas ada di tangan kanan.
  • Tombol double starter ada di tangan kanan.
  • Tuas rem ban belakang ada di depan tangan kiri.
  • Standart samping ada di kaki kiri.
  • Tuas kick starter ada di kaki kiri.

3. Mulailah Berkendara dengan Pelan-pelan

Jangan terburu-buru dalam bekendara. Lebih baik berlatih didaerah yang masih sepi contohnya seperti lapangan dan jalanan diperkampungan yang masih sedikit kendaran-kendaraan.

Belum mahir mengendarai motor kopling? Kamu harus tahu cara mengendarai motor kopling ya!

4. Nyalakan Motor Matic

Masukkan kunci motor matic dan putar ke posisi yang netral. Biasanya posisi netral ini akan berwarna hijau.

Biarkan mesin menyala selama 1 menit agar mesin panas. Pastikkan standart samping sudah dinaikkan, ada bebarapa motor keluaran terbaru standart samping akan otomatis mematikan mesin motormu.

Beberapa motor matic tidak bisa dinyalakan jika standart samping diturunkan, ada beberapa motor matic juga apabila standart diturunkan bisa dinyalakan.

5. Duduklah Senyaman Mungkin

Sebelum digas, lebih baik tata terlebih dahulu cara duduk dan juga posisi tanganmu. Jangan jalankan dulu sebelum kamu menemukan posisi yang nyaman. Dengan posisi yang kurang nyaman bisa mempengaruhi saat kamu menyetir.

6. Berlatih Menjalankan Motor

Setelah menemukan posisi yang nyaman, perlahan jalankan motormu dan jaga keseimbangan selama motor dijalankan. Tarik gas secara pelan-pelan dan gunakan rem untuk mengontrol kecepatanmu. Terus berkonsentrasi jangan tegang dan tetap tenang.

7. Memegang Handle Gas Dengan Penuh

Posisi memegang handle gas yang benar adalah secara penuh dengan seluruh jari kamu. Hal ini akan memicu logikamu untuk lebih tenang ketika akan menggunakan rem.

Ketika akan mengerem, gas akan terlepas sedikit sehingga kecepatan akan berkurang secara perlahan. Dengan posisi tangan ini kamu bisa mengendalikan sepeda motor lebih mudah.

8. Perhatikan Kecepatan saat Tanjakan dan Turunan

Kecepatan saat tanjakan pastikan untuk menambah kecepatan sebelum posisi jalan sudah menjulang ke atas. Jika kecepatannya kurang, kemungkinan motor akan kekurangan tenaga saat menaiki tanjakan tersebut bahkan motor bisa menurun.

Sebaliknya saat di turunan sedikit melambat kecepatan dengan melepas gas secara perlahan dan menggunakan rem yang ada, apabila dibiarkan dengan malaju kencang akan berbahaya.

9. Gunakan Secara Bersamaan Rem Belakang dan Depan

Gunakan kedua rem tersebut secara bersamaan agar kualitas pengereman sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Untuk menarik tuasnya agar pengereman tidak terlalu spontan gunakanlah instingmu.

10. Membedakan Tarikan Gas

Mesin matic dirancang untuk dapat berjalan ketika mencapai RPM tertentu saja. Sehingga untuk tarikan gasnya sedikit berat dan berbeda dengan motor lainnya, tetapi ketika posisi motor sudah bergerak sistem dari mesin itu tidak akan teras berat lagi.

Dan saat kamu berhenti kurangi putaran handle gas secara pelan-pelan sembari melepas tuas rem pelan-pelan. Putar kunci keposisi OFF atau Lock. Cabut kunci dan turunkan standart samping atau standart tengah.

Nah, bagaimana? mudahkan kan. Yang terpenting kamu harus terbiasa dengan kendaraan yang kamu miliki. Walaupun merek dan jenisnya sama tetapi setiap kendaraan itu berbeda.

Kenali kendaraanmu terlebih dahulu karena keselamatan dalam berkendara sangatlah penting. Pastikan yang menemanimu ketika belajar adalah orang yang sudah terbiasa atau orang yang sudah berpengalaman dalam mengendarai motor matic.

Selamat mencoba ya!

Atika Dwi P Mahasiswi yang sedang mengejar gelar Sarjana Ekonomi, suka menulis dan sekarang menjadi penulis artikel di otonesia.net.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *