Atika Dwi P Mahasiswi yang sedang mengejar gelar Sarjana Ekonomi, suka menulis dan sekarang menjadi penulis artikel di otonesia.net.

Cara Mengecat Motor

Melihat body motor yang sudah tidak enak dipandang lagi pasti membuat kamu menjadi tidak percaya diri.

Mulai kusamnya warna pada body motor itu dikarenakan sering terpapar sinar matahari bahkan ada juga yang tersenggol kendaraan lain sehingga muncul baretan-baretan pada body motor.

Jika hal tersebut terjadi, biasanya membuat pemilik kendaraan itu berpikir untuk mengecat ulang.

Dalam pengerjaannya, cara mengecat motor tidak boleh sembarangan atau asal semprot saja ya.

 

Cara Mengecat Motor Yang Benar

Cara Mengecat Motor

Mengecat motor merupakan kegiatan yang bisa dibilang gampang gampang sulit. Ada yang berkata gampang karena biasanya melakukannya hanya tinggal semprot saja.

Dan ada juga yang berkata sulit karena hasil mengecatnya kurang maksimal dari yang kurang rata sampai dengan hasil catnya kurang pas dengan object yang akan dicat.

Saya akan share Beberapa cara bagaimana mengecat motor. Tapi sebelum melangkah ke cara mengecat motor sebaiknya siapkan terlebih dahulu peralatan yang akan digunakan, diantaranya.

  • Amplas basah dan kering 2000grit / amplas halus
  • Dempul dan Thinner
  • Epoxy dan Cat yang ingin dipakai
  • Clear Coat
  • Kompound / Poles motor
  • Lakban Kertas

Setelah menyiapkan peralatan, langsung saja memulai cara mengecat motor.

1. Pilih Area yang Luas

Memilih area yang lebih luas dalam melakukan pengecetan motor dapat memudahkan dan lebih leluasa dalam mengecat.

Pilihlah lokasi yang tidak akan bermasalah bila terkena cat contohnya seperti gudang atau garasi.

Berhati-hatilah dalam melakukan pengecatan, usahakan jangan sampai cat melebar kemana-mana dan mengenai daerah-daerah disekitarmu.

2. Gunakan Kipas Angin

Menggunakan Kipas Angin saat mengecat motor

Pakailah kipas nagin di dalam ruangan yang kamu gunakan untuk mengecat motor. Kipas angin ini berfungsi untuk meniupkan semprotan keluar dari ruangan. Jadi kamu tidak terlalu banyak menghirup udaranya.

3. Lindungkan Area Motor yang Tidak Di Cat

Melindungi Bagian Dinding Motor Saat Mengecat

Lindungi area motor kamu yang tidak di cat menggunakan lembaran plastik atau koran dengan ukuran yang menyesuaikan.

Gunakan selotip untuk mengamankan bagian bawah lembaran ke lantai, karena dapat mencegah lembaran mengembang dan mencegah kotornya bagian motor yang tidak di cat kamu.

4. Siapkan Pencahayaan yang Eksta

Siapkan Pencahayaan yang Eksta untuk Mengecat Motor

Hal ini sangat penting karena dapat melihat lebih jelas pada area motor yang akan dicat. Tambahkanlah lampu atau bahan reflektif seperti lembaran alumunium atau cermin dinding untuk meningkatkan kecerahan di ruangan.

5. Persiapkan Motor yang Akan Dicat

Persiapkan Motor yang Akan Dicat

Setelah menyiapkan lokasi yang akan digunakan untuk pengecetan, selanjutnya adalah persiapkan motor yang akan kamu proses untuk dicat.

Ingin motor kamu tetap mengkilap? Yuks simak cara mengkilapkan body motor dengan benar.

6. Siapkan Bagian Motor yang Akan Dicat

Siapkan Bagian Motor yang Akan Dicat

Lepaskan dan siapkan bagian motor yang akan dicat, karena dengan melepasnya akan mempermudah cara pengecatan dan pengeringannya.

Jangan memaksa mengecat motor dengan bagian yang masih menempel karena bisa mengenai bagian lain.

7. Bersihkan Bagian Motor yang Akan Dicat

Bersihkan Bagian Motor yang Akan Dicat

Cuci sampai bersih bagian motor yang akan dicat. Cucilah menggunakan sabun motor jangan sampai ada kotoran sedikitpun karena jika masih ada sedikit debu akan menempel pada cat dan dapat menghancurkan hasil catnya.

8. Keringkan Bagian Motor yang Sudah Dicuci

Keringkan Bagian Motor yang Sudah Dicuci

Gunakanlah kanebo atau lap yang menyerap air untuk mengelap agar bisa melihat sudah bersih atau belum bagian motor yang nantinya akan dicat. Hal ini supaya memaksimalkan hasil pengecatan nantinya.

9. Amplas Permukaan Body Motor

Amplas Permukaan Body Motor

Gunakan air untuk membantu proses amplas agar bisa terlihat bagian mana saja yang sudah terangkat catnya.

Caranya tempelkan amplas pada suatu alat contohnya menggunakan sandal jepit atau bisa menggunakan alat yang mempunyai permukaan yang datar, tujuannya lebih mempermudah saat mengamplasnya.

Amplaslah dengan gerakan searah ke kiri sampai dengan ke kanan atau ke atas sampai dengan ke bawah agar hasilnya lebih rata.

Fungsi dari pengamplasan itu sendiri adalah mengangkat cat yang sudah ada pada body motor dan membuat peermukaan bagian yang akan dicat ini menjadi sedikit kasar.

10. Dempul Body Motor

Dempul Body Motor

Lapisi bagian body motor yang baru diamplas menggunakan dempul (body filler), akan membuat permukaan lebih halus dan rata untuk dicat nantinya.

Campurkan dempul dengan baik, jangan terlalu encer dan tidak menggumpal. Dempul ini akan cepat mengeras, jadi ulangilah proses dalam skala kecil dan berulang sesuai kebutuhan.

Catatan: Pastikan ketebalan dempul tidak lebih dari 0,5 cm pada permukaan motor.

11. Bersihkan dan Amplas Kembali

Bersihkan dan Amplas Kembali pada cara cat motor

Apabila sudah mengering, bersihkan dan amplas kembali bagian body motor yang sudah menggunakan dempul.

Untuk memastikan permukaan telah benar-benar kering dan siap untuk pengamplasan selanjutnya tunggulah sekitar satu jam.

Jika merasa permukaannya belum halus lakukan pengamplasan lagi, tetapi jika sudah yakin dan puas dengan hasilnya maka lakukan cara mengecat motor selanjutnya.

12. Memberi Dua Lapis Cat Primer

Memberi Dua Lapis Cat Primer

Pelapisan ini bertujuan untuk membantu melindungi logam metal terhadap kelembaban udara di jalan dan mencegah efek yang seperti berkarat. Ikuti intruksi pada kemasan yang kamu beli untuk mencari tahu jenis pengeras/hardener mana yang akan kamu campurkan.

Campurkan primer dengan pengeras/hardener, lalu tuangkan ke dalam kaleng pistol semprot yang kamu gunakan. Semprotkan satu lapisan secara merata setelah itu biarkan kering dan lakukan secara berulang-ulang.

Untuk waktu pengeringan usahakan mengikuti aturan yang disarankan pada kemasan primer yang kamu beli.

Saat mengaplikasikan produk apapun dengan pistol semprot, usahakan untuk menggerakan semprotan secara merata dan perlahan di seluruh permukaan di cat.

13. Lakukan Pengamplasan dengan Hati-hati

Lakukan Pengamplasan Cat Motor dengan Hati-hati

Kebanyakan cat primer akan meninggalkan semacam tekstur bubuk, biasanya setelah pelapis kedua. Kamu harus menghaluskan kembali supaya rata dengan amplas.

Gunakanlah amplas basah dan kering 2000-grit. Proses ini dilakukan setelah lapisan cat primer sudah mengering.

14. Bersihkan Permukaan Pakai Lap dengan Thinner

Bersihkan Permukaan Cat Pakai Lap dengan Thinner

Gunakan lap yang sudah dibasahi sedikit dengan thinner, hindari pemakaian thinner yang berlebih karena akan mengurangi cat primernya. Gunakan secukupnya saja untuk menyeka permukaan yang baru diamplas.

15. Menggunakan Pernis

Menggunakan Pernis pada cara mengecat motor

Aplikasikan dua lapis pernis untuk menyelesaikan dan melindungi cat dari debu dan kotoran. Untuk menentukan berapa lama kamu harus membiarkannya mengering ikutilah rekomendasi pada kemasan pernis.

Setelah lapisan pernis pertama sudah mengering, terapkan lapisan pernis kedua. Apabila belum puas dengan hasilnya, maka amplas lagi dengan amplas basah dan kering 2000grit. Kemudian aplikasikan kembali lapisan pernis sampai hasilnya benar-benar bagus.

Itulah 15 cara mengecat motor, lakukan dengan berhati-hati dan penuh kesabaran. Bagaimana, mudahkan?

Selamat mencoba dan selamat berkreasi!

Atika Dwi P Mahasiswi yang sedang mengejar gelar Sarjana Ekonomi, suka menulis dan sekarang menjadi penulis artikel di otonesia.net.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *